Perjuangan Papua Tidak Boleh Kehilangan Kompas Moral
Perjuangan Papua Tidak Boleh Kehilangan Kompas Moral Pernyataan yang baru-baru ini disampaikan oleh pimpinan West Papua Liberation Organisation (WPLO), John Anari, bahwa penembakan seorang pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat di wilayah Balingga telah menarik perhatian dunia memang benar. Namun, perhatian tersebut muncul bukan karena persoalan Papua, melainkan karena korban adalah seorang warga negara asing. Kenyataan ini seharusnya menjadi bahan refleksi bagi semua pihak yang mengaku memperjuangkan masa depan Papua. Perhatian Dunia Bukan Berarti Kemenangan Sesungguhnya, sebuah perjuangan tidak dapat disebut berhasil apabila perhatian internasional hanya tertuju pada tragedi kemanusiaan, sementara akar persoalan yang ingin diperjuangkan justru terabaikan. Ketika seorang pekerja kemanusiaan menjadi korban kekerasan, perhatian dunia akan lebih banyak tertuju pada penderitaan korban daripada pada agenda politik pelaku. Akibatnya, isu utama yang ingin diangkat justru tenggelam di balik...



