Usman: Hentikan Cara Pandang Paternalistik terhadap Orang Papua!
Usman: Hentikan Cara Pandang Paternalistik terhadap Orang Papua Uskup Mandagi, jangan perlakukan Orang Papua seolah-olah belum dewasa. Ketika menyerukan perdamaian, Gereja juga harus berani membela korban, mendengarkan rintihan mereka, dan menuntut keadilan. Pendahuluan Seruan Uskup Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi (Usman), pada 14 Agustus 2026, agar umat Katolik mengedepankan kasih, pengampunan, dan perdamaian patut dihargai. Namun, di tengah kompleksitas realitas Papua, seruan tersebut tidak boleh berhenti sebagai wejangan moral semata. Perdamaian Tidak Cukup dengan Pengampunan Hari ini, Orang Papua tidak hanya berhadapan dengan persoalan individual seperti mabuk, perkelahian, atau kekerasan jalanan. Ada krisis yang jauh lebih mendasar: ketimpangan struktural, konflik berkepanjangan, pelanggaran HAM, dan rasa tidak aman yang terus membayangi masyarakat. Lalu, apakah Usman tidak memahami bahwa Papua juga memikul luka sejarah yang mendalam, terutama terkait Pepera 1969...



